Nilai Karakter Sopan Santun Dalam Pembiasaan Berbahasa Jawa Anak Usia Sekolah Dasar di Lingkungan Keluarga

Authors

  • Septiaji Evi Natanti Universitas Muria Kudus
  • Ika Ari Pratiwi Univeristas Muria Kudus
  • Muhammad Arsyad Fardani Univeristas Muria Kudus

DOI:

https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4712

Keywords:

Bahasa Jawa Krama, Nilai Karakter Sopan Santun, Anak Usia Sekolah Dasar

Abstract

Komunikasi dengan berbahasa Jawa krama saat ini semakin memudar. Semakin hari semakin sedikit masyarakat Jawa yang mau menggunakan bahasa Jawa krama dalam kehidupan sehari-hari terutama di lingkungan keluarga. Bahasa jawa yang digunakan anak usia sekolah dasar sering terpengaruh lingkungan sehingga bahasanya menjadi bercampur dengan bahasa Indonesia. Hal tersebut mengakibatkan masih banyak anak yang mulai meninggalkan sopan santun dan pembiasaan berbahasa Jawa krama di lingkungan keluarga. Oleh karenanya, perlu dilakukan upaya agar bahasa jawa krama tetap lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembiasaan berbahasa Jawa krama anak sekolah dasar (SD). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua dan anak SD di di Desa Wonosoco Kabupaten Kudus. Teknik pengumpulan data dilakukan meliputi teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan berbahasa Jawa krama mengajarkan anak untuk mencintai budaya serta membangun  identitas bangsa. Pembiasaan berbahasa Jawa krama yang dilakukan anak menjadikan anak mengerti akan tata krama sehingga menghasilkan suatu perilaku sopan santun. Nilai dalam bahasa Jawa mengajarkan tentang unggah-ungguh­ atau sopan santun. Cara pembiasaan berbahasa jawa krama pada anak yaitu dengan cara pembiasaan dalam berkomunikasi sehari-hari, pembiasaan berbahasa Jawa krama sejak dini, menanamkan sikap sopan santun dalam berbahasa Jawa, dan melatih bersikap sopan santun dalam berperilaku.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chotimah, C., Untari, M. F. A., & Budiman, M. A. (2019). Analisis Penerapan Unggah Ungguh Bahasa Jawa dalam Nilai Sopan Santun. International Journal of Elementary Education, 3(2), 202-209.

Dewi, N. K., & Apriliani, E. I. (2019). Pembiasaan Penggunaan Bahasa Jawa pada Anak Usia Dini di PAUD Al-Falah Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 1(2), 84-91.

Dewi, W. M. P. (2017). Eksistensi Penggunaan Ragam Bahasa Jawa Krama Pada Anak Usia 9-10 Tahun di Desa Tanjunganom Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo. ADITYA-Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, 11(1), 57-61.

Dini, J. P. A. U. (2021). Penanaman sikap sopan santun dalam budaya jawa pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2059-2070.

Djuwita, P. (2017). Pembinaan Etika Sopan Santun Peserta Didik Kelas V Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar Nomor 45 Kota Bengkulu. JPGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1), 27-36.

Geertz, C. (2019). Afterword: the politics of meaning. In Culture and politics in Indonesia (pp. 319-336). Cornell University Press.

Kalimayatullah, R., & Wahyuningsih, Y. (2017). Pendidikan Kesantunan di Lingkungan Keluarga. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2).

Misbahuddin, M. (2018). Pembiasaan Berbahasa Krama Inggil Sejak Dini, Menguatkan Kembali Peran Kearifan Lokal Untuk Pembentukan Karakter Anak. RAHMATAN LIL ALAMIN: Journal of Peace Education and Islamic Studies, 1(1), 21-21.

Murjito, J. (2017). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Melalui Pembiasaan Berbahasa Jawa Krama Di Sd Negeri 1 Demangan Dan Mi Miftahul ‘Ulum Canden Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali (Doctoral Dissertation, Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Nida, K. (2020). Pergeseran Nilai Unggah-Ungguh Oleh Generasi Muda Dalam Masyarakat Jawa (Studi Kasus Masyarakat Desa Getassrabi Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus). Sosial Budaya, 17(1), 46-55.

Puspitasari, F. D. A. (2017). Faktor kesulitan belajar bahasa Jawa ragam krama siswa SMP Negeri 40 Semarang. Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, 5(1), 28-33.

Setyanto, A. E., Anggraini, L. S., & CW, D. T. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Memudarnya Etika Komunikasi Masyarakat Jawa Di Kota Surakarta. Komunikasi Massa Jurnal, 121.

Setyawan, I. (2019). Sikap Generasi “Z” terhadap bahasa Jawa: Studi kasus pada anak-anak usia Sekolah Dasar di kota Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna, 7(2), 30-36.

Trisnawati, W., & Fauziah, P. (2019). Penanaman Nilai Karakter Melalui Pembiasan Berbahasa Jawa Pada Anak Usia Dini Di Desa Tanggeran, Kabupaten Banyumas. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 93-100.

Yulaila, N. (2015). Peran keluarga dalam pembentukan karakter sopan santun anak sekolah dasar. Academia, 1(1), 1-8.

Yulianti, I., Isnani, A., Zakkiyyah, A. L., & Hakim, J. (2018, April). Penerapan bahasa jawa krama untuk membentuk karakter sopan santun di sekolah dasar. In Makalah. Prosiding Seminar Nasional di Universitas Muria Kudus. Kudus (Vol. 11, pp. 160-165).

Downloads

Published

2023-05-06

How to Cite

Natanti, S. E., Pratiwi, I. A., & Fardani, M. A. (2023). Nilai Karakter Sopan Santun Dalam Pembiasaan Berbahasa Jawa Anak Usia Sekolah Dasar di Lingkungan Keluarga. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 554–559. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4712

Issue

Section

Articles