Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Self-Efficacy Siswa

Authors

  • Riska Adetia Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Alpha Galih Adirakasiwi Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.31949/educatio.v8i2.2036

Keywords:

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Self-efficacy

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan mendasar yang sangat diperlukan terutama dalam pembelajaran matematika. Self-efficacy memiliki peranan penting dalam memecahkan masalah matematika. Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibuktikan berdasarkan hasil observasi disalah satu Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kabupaten Karawang. Hal ini diduga disebabkan karena siswa memiliki self-efficacy yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari self-efficacy siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskiptif dengan pendekatan kualiatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari instrumen tes dan non tes. Adapun teknik pengumpulan data berupa angket skala sikap untuk mengukur self-efficacy siswa, tes tulis untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kabupaten Karawang. Teknik pemilihan subjek dilakukan dengan Purposive sampling. Subjek penelitian ini diambil 5 siswa dari 19 orang siswa kelas VII A yang dipilih berdasarkan tingkat kategori self-efficacy. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa siswa dengan tingkat self-efficacy yang tinggi cenderung mampu menyelesaikan soal dengan sangat baik; Siswa dengan tingkat self-efficacy yang sedang cenderung mampu menyelesaikan soal dengan baik; Siswa dengan tingkat self-efficacy yang rendah cenderung mampu menyelesaikan soal dengan cukup baik; Siswa dengan tingkat self-efficacy sangat rendah cenderung menyelesaikan soal dengan kurang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, S., Sumismi, & Faudy, A. (2019). Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Malang 1 Email :1Sitiandriani1414@gmail.com. 14(7), 77–83.
Arigiyati, T. A., & Istiqomah. (2016). Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah dengan Pembelajaran Learning Cycle dan Konvensional pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FKIP UST. UNION: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 133–142.
Azwar, Saifuddin. (2009). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Bandura, A. (1994). Self‐efficacy. The Wiley Encyclopedia of Personality and Individual Differences, 1994, 387–391. https://doi.org/10.1002/9781119547174.ch243
Fakhrudin. 2010. Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Open Ended. Bandung: PPS Universitas Pendidikan Indonesia
Firmansyah, N. (2019). Kisi-kisi angket.
Jatisunda, M. G. (2017). Hubungan Self-Efficacy Siswa SMP dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics), 1(2), 24–30.
Lestari, N. P. S. (2020). Instrumen Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Materi Aljabar Kelas VII.
NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM diakses 22 November 2021.
Noviza, T. (2019). Kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari self-efficacy dalam materi geometri kelas XI SMK. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(3), 1–8.
Permendiknas. (2006). Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Sekolah Menengah.
Polya, George. (1957). How to Solve It. New York, Doubleday
Rahayu, D. V., & Afriansyah, E. A. (2015). Matematik Siswa Melalui Model Pembelajaran Pelangi Matematika. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 29–37. http://www.e-mosharafa.org/index.php/mosharafa/article/view/mv4n1_4/201
Ruswati, D., Utami, W. T., & Senjawati, E. (2018). Analisis kesalahan siswa smp dalam menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari tiga aspek. 5(1), 91–107.
Sari, A. R., & Aripin, U. (2018). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Bangun Datar Segiempat Ditinjau Dari Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Untuk Siswa Kelas Vii. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(6), 1135. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i6.p1135-1142
Septianingtyas, N., & Jusra, H. (2020). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Berdasarkan Adversity Quotient. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 657–672. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i2.263
Subaidi, A. (2016). Self-efficacy Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika. Sigma, 1(2), 64–68. doi: http://dx.doi.org/10.0324/sigma.v1i2.68
Susanti, S. (2017). Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Efficacy Siswa MTs Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik. Suska Journal of Mathematics Education, 3(2), 92. https://doi.org/10.24014/sjme.v3i2.4148
Wardana, M. Y. S., & Damayani, A. T. (2018). Persepsi Siswa Terhadap Pembelajaran Pecahan Di Sekolah Dasar. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 451–462. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v6i3.333
Yeliz, Y. (2015). Sixth graders and non-routine problems: Which strategies are decisive for success? Educational Research and Reviews, 10(13), 1807–1816. https://doi.org/10.5897/err2015.2230

Downloads

Published

2022-04-30

How to Cite

Adetia, R., & Adirakasiwi, A. G. (2022). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Self-Efficacy Siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(2), 526–536. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i2.2036

Issue

Section

Articles