Tindak Tutur Ekspresif Mahasiswa Program Studi PGSD STKIP Setiabudhi Dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra Anak

  • Eka Nurul Mualimah STKIP Setiabudhi
  • Ade Eka Anggrani Universitas Negeri Malang
  • Usmaedi STKIP Setiabudhi
  • Elih Solihatulmilah STKIP Setiabudhi
Keywords: Tindak Tutur, tuturan Ekspresif

Abstract

Pragmatik adalah studi tentang makna yang disampaikan oleh  penutur (atau penulis) dan ditafsirkan oleh pendengar (atau pembaca). Sebagai akibat studi ini lebih banyak berhubungan dengan analisis tentang apa yang dimaksudkan orang dengan tuturan-tuturannya daripada dengan makna terpisah dari kata atau frasa yang digunakan dalam tuturan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak  tutur  ekspresif mahasiswa  semester  3  PGSD  STKIP  Setiabudhi  dalam pembelajaran apresiasi anak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi sumber penelitian adalah Mahasiswa semester 3 PGSD STKIP Setiabudhi  dengan  menggunakan teknik sadap, teknik simak libat cakap, dan teknik simak bebas libat cakap. Hasil penelitian adalah terdapat 5 jenis dan varian fungsi tutur ekspresif meliputi ‘berterima kasih’, ‘meminta maaf’, ‘menyindir’, ‘mengucap selamat’, dan ‘mengeluh’.Dengan demikian, tindak tutur ekresif Mahasiswa dalam  pembelajaran apresiasi anak memiliki karakteristik seperti teori Rymes dengan mempertimbangkan dan memperhatikan konteks social, konteks internasional dan konteks individu agency.

References

Defina. (2018). Tindak Tutur Ekspresif Pada Anak-anak Saat Main Bola Di Lapangan. Jurnal Ranah, 7(1), 69–85.

Ifatul Mu’awanah, A. P. Y. U. (2020). Analisis Tindak Tutur Ekspresif Dalam Berita Dokter Deteksi Virus Corona Meninggal di Wuhan Pada Saluran Youtube Tribunnews.com. Jurnal Skripta, 6(2), 72–80.

Kushartanti, Yuwana, Untung, L. (2005). Pesona BahasaIndonesia Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Merdian, E., Rahayu, N., & Djunaidi, B. (2018). Analisis Tindak Tutur Dalam Interaksi Tentara Kodim 0409 Rejang Lebong. Jurnal Ilmiah KORPUS, 2(3), 261-269.

Moleong, L. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muktadir, A. (2016). Aneka Implikatur Yang Terkandung Dalam Tindak Tutur Novel “Ketika Derita Mengabadikan Cinta”. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(3), 340-346..

Murti, A. R., & Nurhuda, Z. (2019). Tindak Tutur Direktif Dalam Novel Susah Sinyal Karya Ika Natassa & Ernest Prakasa (Kajian Pragmatik). Jurnal Sasindo Unpam, 7(1), 70-93.

Rohmadi, M. (2004). Pragmatik dan Teori Analisis. Yogyakarta: Lingkar Media.

Rustono. (1999). Pokok-Pokok Pragmatik. Semarang: Cv.IKIP Semarang Press.

Wijana, I Dewa Putu, dan M. R. (2009). Analisis Wacana Pragmatik Kajian Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.

Sari, F. D. P. (2012). Tindak tutur dan fungsi tuturan ekspresif dalam acara Galau Finite di Metro TV: Suatu kajian pragmatik. Jurnal Skriptorium, 1(2), 1-14.

Thamimi, M., & Wiranty, W. (2019). Tindak tutur Imperatif Bahasa Melayu Dialek Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu (Kajian Pragmatik). Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(1), 155-170.

Yule, G. (2006). Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published
2021-03-06
How to Cite
Mualimah, E. N., Anggrani, A. E., Usmaedi, U., & Solihatulmilah, E. (2021). Tindak Tutur Ekspresif Mahasiswa Program Studi PGSD STKIP Setiabudhi Dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra Anak. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(1), 129-133. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i1.868
Section
Articles