Warna Lokal Mentawai dalam Novel Burung Kayu Karya Niduparas Erlang dan Pemanfaatannya sebagai Materi Ajar

Authors

  • Keukeu Nurjanah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Ferina Meliasanti Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Sutri Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.1833

Keywords:

novel burung kayu karya Niduparas Erlang, warna lokal mentawai, materi ajar

Abstract

Karya sastra bukan sekedar teks yang berisi cerita rekaan untuk menghibur, namun memberikan muatan-muatan yang bermanfaat salah satunya yaitu, sosial budaya yang terkandung di dalam karya sastra tersebut. Dalam muatan karya sastra yang paling lekat dengan masyarakat adalah sosial budaya, salah satunya tentang kebudayaan. Kebudayaan di dalam karya sastra dikenal dengan sastra warna lokal. Sastra warna lokal identik dengan ciri khas suatu daerah. Oleh sebab itu Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan warna lokal Mentawai dalam novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif analitik. Penelitian ini difokuskan pada warna lokal Mentawai dengan pendekatan sosiologi sastra. Adapun hasil dari analisis warna lokal Mentawai yang terdapat dalam novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang yaitu, 1) kepercayaan arat Sabulungan. 2) Adat istiadat masyarakat Mentawai: a) Ritual kematian. b) Ritual pelantikan sikerei baru. c) Pengadilan atau tipu sasa. 3) Sistem pengetahuan meramal menggunakan usus ayam dan jantung babi. 4) Kelompok kerabat menganut sistem patrilinear. 5) Pencaharian bahan makanan dengan cara berburu dilakukan oleh laki-laki, sedangkan perempuan melakukan pekerjaan sehari-hari. 6) Kesenian: a) Merajah kulit. b) Tarian muturuk. 8) Alat Transportasi menggunakan perahu kayu yang disebut dengan sampan. hasil dari penelitian warna lokal Mentawai dalam novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang dapat memberikan manfaat yang positif bagi peserta didik dan pembaca agar lebih menghargai budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asteka, P., & Deden, S. (2020). Analisis Warna Lokal Sunda dalam Kumpulan Cerpen “Dua Orang Dukun dan Cerita Pendek Sunda Lainnya” Karya Ajip Rosidi. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 7(2), 1-11.
Chairiyah. (2017). "Implementasi Pendidikan Karakter melalui Nilai-nilai Kearifan Lokal di SD Taman Siswa Jetis Yogyakarta". Jurnal Pendidikan. 4 (1). 210.
Churri, M.A. dan Agung, Y.A. (2013). "Pengembangan Materi dan Media Pembelajaran Mata Pelajaran Dasar Kompetensi Kejujuran Teknik Audio Video". Jurnal Pendidikan. 2 (2). 803.
Dendy, O.A., Haris, S., & Tengsoe, T. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Dhadhung K epuntir Karya Tulus S. (Pendekatan Sosiologi Sastra Swingewood). Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa. 8(2), 109-122.
Dewi, M.K. (2017). Warna Lokal Melayu pada Novel Ayah karya Andrea Hirata. Deiksis: Pendidikan Bahasa dan Sastra. Vol.4 No.1, 141-163.
Erlang, N. (2020). Burung Kayu. Padang: Teroka Gaya Baru.
Fitrah, Y. (2008). Fitrah, Y. (2008). Warna Lokal Batak Angkola dalam Novel “Azab Dan Sengsara” Karya Merari Siregar. Makara Human Behavior Studies in Asia. Vol.12 No, 1. 21-26.
Hakim, L. (2019). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Sandiarta Sukses.
Hamzah,Y. & Alam, H.V. (2015). Perncanaan Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013 . Yogyakarta: Deepublish.

Hudhana, W.D. (2019). Metodologi Penelitian Sastra Teori Dan Aplikasi. Temagung: Desa Pustaka Indonesia.
Kurniasari, E. (Koentjraningrat. (2003). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kristanto, V,H. (2018). Metodologi Penelitian Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (KTI). Yogyakarta: Deepbulish.
Marlina. (2020). Nilai Kearifan Lokal dalam Tunjuk Ajar Melayu Karya Tenas Effendi. Diksi. Vol.28 No,2, 199-209.
Mega, A., Ferina, M., & Sutri. (2021). Representasi Sosial Masa Pandemi Covid-19 dalam Antologi Puisi To Kill The Invisible Killer Karya FX Rudy Gunawan dan Afnan Malay. Jurnal Bahasa dan Sastra. 9(1), 36-45.
Nur, M. (2019). "Sikerei Dalam Cerita: Penelusuran Identitas Budaya Mentawai". Jurnal Masyarakat dan Budaya. Vol.21 No, 1. 92.
Proyek Pengembangan Kebijakan Nilai Budaya, Seni dan Film. (2003). Ensiklopedia Suku Bangsa Mentawai. Jakarta: Depdikbud.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabet.
Swingewood, A., & Diana, L. (1972). The Sociology of Literature. Paladin: Mac Gibbon.
Sonia. (15/08/2020). Novel Burung Kayu: Meneroka Sastra Lisan Mentawai. Retrieved 12 Desember, 2020, from padangkita.com: https://padangkita.com/novel-burung-kayu-meneroka-sastra-lisan-mentawai.
Wahyudi, T. (2013). Sosiologi Sastra Alan Swingewood. Jurnal Poetika. Vol.1 No, 1. 56-61.
Zaim, M. (2014). Metode Penelitian Bahasa Pendekatan Struktural. Padang: Sukabina Press.

Downloads

Published

2022-02-13

How to Cite

Nurjanah, K., Meliasanti, F. ., & Sutri, S. (2022). Warna Lokal Mentawai dalam Novel Burung Kayu Karya Niduparas Erlang dan Pemanfaatannya sebagai Materi Ajar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(1), 164–173. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.1833