Manajemen Layanan Pembelajaran Daring Dengan Jenjang Akreditasi Berbeda di SMPN Kota Bandung Dan Implikasinya Terhadap Prestasi Belajar Siswa

  • Enjang Yusup Ali Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rahmat Fadhli Universitas Muhammadiyah Bandung
Keywords: manajemen layanan pembelajaran daring, akreditasi sekolah, prestasi belajar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat Manajemen Layanan Pembelajaran Daring (MLPD) pada sekolah dengan jenjang akreditasi yang berbeda dan implikasinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di 3 sekolah berbeda sesuai dengan jenjang akreditasinya. MLPD yang diukur adalah MLPD diantaranya adalah tangibilty, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Peneliti memilih SMPN 2 Bandung, sementara mutu sekolah sedang, penulis memilih SMPN 53 Bandung. Adapun sekolah dengan mutu rendah yaitu di SMPN 57 Bandung. Pengambilan data dilakukan dengan cara memberikan angket untuk 5 aspek MLPD yang diteliti dan prestasi belajar. Uji statistik menggunakan uji korelasi product moment untuk melihat hubungan MLPD dengan prestasi belajar. Berdasarkan pengeolahan dan analisis data aspek MLPD yang terdiri dari tangibilty, reliability, responsiveness, assurance dan empathy pada sekolah tinggi, sedang dan rendah berkategori sangat tinggi. Hasil uji analisis diperoleh nilai signifikansi 0,000 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa MLPD berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa dengan kategori kuat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-12-31
How to Cite
Ali, E. Y., & Fadhli, R. (2021). Manajemen Layanan Pembelajaran Daring Dengan Jenjang Akreditasi Berbeda di SMPN Kota Bandung Dan Implikasinya Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(4), 2121-2130. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i4.1626