PENGARUH LATIHAN SENAM SEHAT INDONESIA TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS PARU-PARU BAGI LANSIA DI UNIVERSITAS MAJALENGKA

  • Indrayogi Universitas Majalangka
  • Maya Nurhayati Universitas Majalengka
Keywords: kapasitas vital paru, usia lanjut, senam sehat indonesia

Abstract

Dalam pembinaan usia lanjut di Perguruan Tinggi belum ada kegiatan untuk memelihara kondisi fisik. Melalui kegiatan olahraga yang sebenarnya sangat berpotensi untuk dilaksanakan karena banyak lansia di lingkungan Universitas Majalengka. Selain itu dengan melakukan aktifitas fisik berupa latihan yang dapat mencukupi kebutuhan oksigen yang diperlukan pada waktu kerja atau latihan maka diharapkan dapat memelihara  dan meningkatkan kesegaran jasmani, karena oksigen tidak dapat di simpan sebagai persediaan dalam tubuh maka yang dapat dilakukan adalah menjaga dan meningkatkan  kemampuan organ-organ tubuh yang berfungsi menyerap dan menyalurkan oksigen agar selalu dalam kondisi baik. Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperiment dengan jenis pre-test and post-test group without control design. Populasi dalam berjumlah 20 orang lansia yang ada di Universitas Majalengka, semua populasi dijadikan sampel. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spirometer yang dimodifkasi. Alat ini digunakan untuk melakukan pengukuran kapasitas vital paru. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa Senam Sehat Indonesia dapat mempengaruhi dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas vital paru usia lanjut.

References

Baranas. 1989. Senam Sehat Indonesia. Yogyakarta.
Beltasar & Novi.2010.Pengaruh Latihan Senam Tai Chi dan Wai Tan Kung terhadap Daya Tahan Jantung Paru dan Komposisi Tubuh (Persentase Lemak Tubuh Pada Lanjut Usia). Bandung: UNPAD
BKKBN. 1996. Materi Penyuluhan Bina Keluarga Lansia
Cheung, Siu Yin, 2020. Gymnastics for all in Hong Kong. International Journal of Physical Education, Sports and Health; 7(4): 11-15)
Claudia Voelcker-Rehage, 2008. Motor-skill learning in older adults A review of studies on age-related differences. Eouropean Review of Aging and Physical Activity 5(1):5-16 April 2008
Darmojo. dan Martono. (Eds.)2004. Geriatri. Jakarta: Balai Penerbit FKUI
Emma S. W. 2002. Tetap Bugar Di Usia Lanjut. Jakarta: Trubus Agriwidya
Gibson, J. 2002. Fisiologi Untuk Kedokteran. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Hari, P. 2017. Statistik Dasar. Sebuah Panduan untuk Peneliti Pemula. Lembaga Pendidikan dan Pelatihan. International English Institute of Indonesia. Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia.
Indrayogi, I. (2020). Korelasi Antara Tingkat Kesegaran Jasmani (Physical Fitness) Dan Kesehatan Mental (Mental Hygiene) Dengan Prestasi Belajar Pendidikan Jasmani Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Respecs, 2(1).
Nibras N. N, 2019. Hanya 13,2 Persen Lansia Di Indonesia Yang Sehat. https://sains.kompas.com/read/2019/07/05/120500723/
Oktariyana, Asmawi, & Zamzami, 2020. Enhancement of Students’ Fitness Using Rhythmic Gymnastics (Batara Gymnastics). Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations 9 (1) (2020) 23 – 27. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/peshr
Oktia W. K. H. 1999. Praktikum dan Keteramplan Pendidikan Kesehatan. Semarang.
Oluwasegun, A. I. 2018. Physical Activity, Nutrition and Health: An antidote to overall wellbeing. International Journal of Physical Education, Sports and Health 2018; 5(5): 01-05
Pearce, E. C. 1993. Anatomi dan Fisiologi Untuk Paramedis. Jakarta:PT.Gramedia Pustaka Utama
Poerwadarminta, W.J.S. 1984. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Published
2020-11-29
How to Cite
Indrayogi, I., & Nurhayati, M. (2020). PENGARUH LATIHAN SENAM SEHAT INDONESIA TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS PARU-PARU BAGI LANSIA DI UNIVERSITAS MAJALENGKA. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 6(2), 419-424. https://doi.org/10.31949/educatio.v6i2.545
Section
Articles