PERANAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN POTENSI GURU MELALUI BIMBINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DARI LIMBAH ANORGANIK

  • Ade Neni Suryani TK Budi Asih VI Majalengka
Keywords: bimbingan, kepala sekolah, media pembelajaran, limbah anorganik

Abstract

Prinsip pendidikan di Taman Kanak-kanak yakni belajar sambil bermain, sehingga, sumber belajar atau media yang digunakan untuk pembelajaran pada anak harus mengacu pada prinsip tersebut. Namun upaya pengembangan media pembelajaran oleh guru sering kali terbentur masalah dana. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan bahan bekas atau limbah. Atas dasar itulah penulis melakukan penelitian dengan tujuan meningkatkan potensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan pendekatan kualitatif. PTS merupakan suatu prosedur penelitian yang diadaptasi dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTS ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukan pemberian bimbingan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pembuatan media daur ulang dari limbah organik. Dengan demikian dapat disimpulkan peranan kepala TK dalam dalam membimbing guru dapat mengembangkan kemampuan guru sehingga  berdampak pada hasil belajar anak meningkat.

References

Agustina, R & Sunarso, A. (2018). Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Peningkatan Kreativitas Pada Mata Pelajaran SBK. Joyful Learning Journal, 7 (3), 75-79.

Anwar, Moch. (2004). Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Bidayah, I. (2019). Upaya Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Melalui Pendekatan Keterampilan Proses. Jurnal Educatio, 5(2), 107-114

Hartini, Tri. (2013). Peranan Kepala Sekolah, Guru, dan Guru Pembimbing dalam Implementasi Kurikulum 2013 untuk Peningkatan Mutu Pendidikan. [Online] Tersedia: http://prosiding.upgrismg.ac.id/index.php/FIP13/fip013/paper/viewFile/266/213

Holis, A. (2016). Belajar Melalui Bermain untuk Pengembangan Kreativitas dan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 9(1), 23-37.

Kunandar (2009). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers

Kusnafizal & Nursamsu. (2017). Penerapan Pembuatan Media Pembelajaran Dari Bahan Bekas Melalui MGMP Biologi Tingkat SMA Sederajat Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Pendidikan Biologi, 6(3), 356-360.

Mulyasa. (2007). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.

Nahdi, D.S. & Cahyaningsih, U. (2019). Keterampilan Guru SD Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 57-63.

Purwanto, N. (2002). Administrasi Dan Supervisi Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sapari, Achmad. (2002). Pemahaman Guru Terhadap Inovasi Pendidikan.Artikel. Jakarta: Kompas.

Siarni, dkk. (2015). Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 07 Salule Mamuju Utara. Jurnal Kreatif Tadulako Online, 3(2), 94-104.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Published
2020-06-01
How to Cite
Suryani , A. N. (2020). PERANAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN POTENSI GURU MELALUI BIMBINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DARI LIMBAH ANORGANIK. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 6(1), 14-24. https://doi.org/10.31949/educatio.v6i1.204
Section
Articles