Analisis Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Pada Kasus Pandemi Covid-19

  • Andi Wibowo Universitas Islam Raden Rahmat
Keywords: analisis, literasi sains, siswa sd, kasus pandemi covid-19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi sains siswa sekolah dasar pada kasus pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Prosedur  penelitian dalam penelitian ini meliputi (1) problem definition, (2) sample selection, (3) design of measurements & instruments, (4) collect the data, (5) analyse the data, (6) report the results. Populasi penelitian adalah siswa sekolah dasar di kabupaten Malang. Sampel penelitian ini sebanyak 336 siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 sekolah dasar. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara dan angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar wawancara dan lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi sains siswa sekolah dasar pada kategori cukup sampai baik. Namun, secara analisis tiap indikator siswa sekolah dasar dari kelas 1 sampai kelas 6 menunjukkan bahwa pada domain sikap (1) tertarik pada sains dan (2) kesadaran lingkungan dan domain pengetahuan menjelaskan fenomena secara ilmiah masih menunjukkan kecenderungan pada kategori cukup.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah, A.A.I., Irwandi, D., & Murniati, D. (2016). Analisis Literasi Sains Siswa Kelas XI IPA Pada Materi Hukum Dasar Kimia di Jakarta Selatan. Jurnal EduChemia (Jurnal Kimia & Kependidikan). 1 (2): 149-161.
Arohman, M., Saefudin, Priyandoko, D. (2016). Kemampuan Literasi Sains Siswa Pada Pembelajaran Ekosistem. Proceeding Biology Education. 13 (1): 90-92.
Aryani, A.K., Suwono, H., & Parno. (2016). Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMPN 3 Batu. Jurnal Seminar Pendidikan IPA UM. 1: 847-855.
Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research Methods in Education. New York: Routledge Taylor & Francis Group.
Lederman, N.G., Lederman, J.S., & Antink, A. 2013. Nature of science and scientific inquiry as contexts for the learning of science and achievement of scientific literacy. International Journal of Education in Mathematics, Science and Technology, 1 (3), 138-147.
Liliasari. 2011. Pendidikan IPA Terintegrasi untuk Membangun Karakter Manusia Indonesia. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Pendidikan IPA, FMIPA, UNY, 24 September.
Nadhifatuzzahro, D., Setiawan, B., & Sudibyo, E. (2015). Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VII-B SMP Negeri 1 Sumobito Melalui Pembuatan Jamu Tradisional. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Fisika dan Pembelajarannya Universitas Negeri Malang.
Odja, A.H., & Payu, C.S. (2014). Analisis Kemampuan Awal Literasi Sains Siswa Pada Konsep IPA. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Kimia, Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya, 20 September.
OECD/PISA. 2015. PISA 2015 Assessment Framework. Paris: OECD Publising.
Okada, A. 2013. Scientific Literacy in the Digital Age: Tools, Environments and Resources for Co-Inquiry. European Scientific Journal, 4: 263–274.
Purwanto, N. (2002). Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Rustaman, N. (2011). Materi dan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Stefanova, Y., Minevska, M., & Evtimova, S. 2010. Scientific Literacy: Problems of Science Education in Bulgarian School. Problems of Education in the 21st Century, Vol 19.
Wibowo, E. A. (2021). Satgas Sebut Anak Sekolah Menyumbang 8,8 Persen Kasus Covid-19 Nasional. Antara News. Diakses pada tanggal 22 Februari 2021, dari: https://nasional.tempo.co/read/1421120/satgas-sebut-anak-sekolah-menyumbang-88-persen-kasus-covid-19-nasional/full&view=ok.
Published
2021-06-22
How to Cite
Wibowo, A. (2021). Analisis Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Pada Kasus Pandemi Covid-19. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(2), 515-519. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i2.1107
Section
Articles