Pendampingan Sekolah Inklusi Sekolah Menengah Pertama (SMP) YLPI Pekanbaru

Authors

  • Juliarni Siregar Universitas Islam Riau
  • Yulia Herawaty Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Dita Fisdian Adni Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Annisa Salsabila Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31949/jb.v5i2.8493

Keywords:

Pendidikan Inklusif, Siswa Berkebutuhan Khusus

Abstract

Sejak tahun 2017, SMP YLPI telah ditetapkan sebagai sekolah inklusi berdasarkan Surat Keputusan Walikota Pekanbaru, namun SMP YLPI tidak mendapatkan pendampingan khusus dari pihak manapun dalam manajemen dan pelaksanaan sekolah inklusi di tingkat sekolah menengah. Hal ini menyebabkan munculnya berbagai kendala dan keterbatasan yang dihadapi dalam memberikan layanan Pendidikan, khususnya untuk Anak Berkebutuhan khusus (ABK). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan mengenai bagaimana melaksanakan pendidikan inklusi, ciri-ciri / karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, dan keterampilan melakukan deteksi dini masalah emosi dan tingkah laku serta penyusunan Program Pendidikan Individual (PPI). Oleh karena itu, kepada SMP YLPI diberikan pendampingan tahap pertama dengan memberikan 4 program yaitu 1) psikoedukasi mengenai bagaimana pelaksanaan sekolah inklusi, 2) psikoedukasi mengenal anak berkebutuhan khusus, 3) pelatihan keterampilan deteksi dini peserta didik berkebutuhan khusus dengan menggunakan Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ), 4) pelatihan menyusun Program Pendidikan Individu (PPI) untuk peserta didik berkebutuhan khusus. Adapun hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan mengenai pendidikan inklusi dan peserta didik berkebutuhan khusus sebesar 58,18 poin dan 41,875 poin (selisih pretest dan posttest) untuk materi deteksi dini masalah emosi dan tingkah laku. Adapun hasil kegiatan keempat adalah bahwa semua peserta telah mampu menyusun PPI dengan baik. Meskipun hasil pengabdian ini menunjukkan hasil yang baik, namun perlu dilakukan pengabdian lanjutan untuk pendampingan implementasi semua pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh melalui pendirian Pusat Layanan Disabilitas sehingga semua program yang dilaksanakan dapat dijamin keberlanjutannya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-04-19

How to Cite

Siregar, J., Herawaty, Y., Adni, D. F., & Salsabila, A. (2024). Pendampingan Sekolah Inklusi Sekolah Menengah Pertama (SMP) YLPI Pekanbaru. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1613–1628. https://doi.org/10.31949/jb.v5i2.8493

Issue

Section

Articles