PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN PARTISIPASI PETANI ANGGOTA KELOMPOK TANI TERHADAP KEBERHASILAN USAHATANI TOMAT (Solanum lycopersicum L)

Authors

  • Rahmad Dyanto Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Jl. Aria Surialaga No. 1 Pasirjaya Kecamatan. Bogor Barat Kota Bogor, Jawa Barat 16119
  • Dety Sukmawati Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti
  • Nataliningsih Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti
  • Nyanjang Apandi Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti

DOI:

https://doi.org/10.31949/agrivet.v10i1.2680

Keywords:

Sosial Ekonomi, Partisipasi, Keberhasilan, Tomat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi dan partisipasi kelompok tani terhadap keberhasilan usahatani tomat di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Responden diperoleh dengan menggunakan teknik sensus dan analisis serta pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja faktor sosial ekonomi petani tomat di lokasi penelitian meliputi: Pendidikan formal; Beban Tanggungan Keluarga; Pengalaman; wilayah daratan; Ketersediaan modal kas, diperoleh tingkat pencapaian sebesar 74,17%, kriteria baik. Kinerja partisipasi anggota kelompok tani dalam statusnya sebagai pemilik meliputi indikator: Memanfaatkan usaha kelompok tani; Menghadiri setiap pertemuan kelompok tani; mengawasi pengelolaan dan usaha kelompok tani; Memberikan ide/saran atau masukan. Statusnya sebagai pelanggan meliputi: Memanfaatkan jasa penyediaan fasilitas produksi; Memanfaatkan jasa penyediaan kredit produksi; Memanfaatkan jasa pemasaran produksi; Manfaatkan layanan lain yang disediakan oleh grup. Tingkat pencapaian yang diperoleh adalah 74,23% dengan kriteria baik. Kinerja keberhasilan usahatani tomat yang meliputi: harga jual, produktivitas, dan efisiensi usahatani diperoleh tingkat pencapaian 70,90% kriteria baik. Harga jual rata-rata adalah Rp 4.034/kg; produktivitas 36,99 ton/ha, dan efisiensi usahatani 1,96. Terdapat hubungan positif antara faktor sosial ekonomi dengan partisipasi anggota kelompok tani yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar 0,559. Ada pengaruh faktor sosial ekonomi dan partisipasi anggota kelompok tani terhadap keberhasilan usahatani tomat. Pengaruh total faktor sosial ekonomi sebesar 18,32 %, dan pengaruh partisipasi anggota kelompok tani sebesar 62,79 %.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbarrizki, Muzizat. 2017. Penentuan Harga Pokok Produk (HPP) dan Analisis Keuntungan Usahatani Tomat di Kelurahan Teluk Lingga Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017.
Andrian Wira Syah Putra, Sunarru Samsi Hariadi, Harsoyo Harsoyo .2016 Pengaruh Peran Penyuluh Dan Kearifan Lokal Terhadap Adopsi Inovasi Padi Sawah Di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmu Komunikasi. Volume 1. Issue1
Apriliani Yuni, dkk 2021. Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Tomat Di Pasar Muka Cianjur. Jubis. Volume 1 Nomor 2 Tahun 2021.
Asriadi, Amran Andi. 2021. Analisa Optimasi Faktor-Faktor Produksi Usahatani Tomat Di Desa Pattapang Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Junal Agribis Vol. 14 No. 2 (2021).
Awaliyah Fitri, dan Rostwentivaivi, Vela. 2018. Analisis Biaya Dan Pendapatan Usaha Tani Tomat Di Kabupaten Garut. Jurnal Agribisniis Mahatanni. Vol 4, No 1 (2021)
BPP Kecamatan Pacet. 2020. Programa Penyuluhan Pertanian, BPP Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.
BPS Kabupaten Cianjur.2019. Kabupaten Cianjur Dalam Angka, BPS Kabupaten Cianjur.
Cahyono, Bambang,2008. Tomat Budidaya dan Analisis Usahatani. Penerbit Kanisius.Yogyakarta.
Case Karl, E., dan Fair Ray, C., 2005. Prinsip-Prinsip Ekonomi Mikro. Terjemahan Cetakan Kelima . Penerbit PT. Prenhalindo. Jakarta
Fitri Rosalia K, Abdul Farid, Bambang Sudarmanto, 2019. Pengaruh Partisipasi Petani Terhadap LKM-A (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis) Sembodomakmur. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, Volume 15 No. 3.
Kartasapoetra A.G. 2014. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Jakarta: Bina Aksara.
Kementrian Pertanian. 2019. Rencana strategis Kementrian Pertanian RI.2020-2024. Jakarta.
Mahyudi, Fitri dan Husinsyah.2019. Analisis Kelayakan Usahatani Tomat (Solanum Lycopersicum) Di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan.Majalah Ilmu Pertanian Ziraa’ah. Vol 44, No 3 (2019)
Mardikanto, T. 2009. Sistem Penyuluhan Pembangunan Pertanian. UNS Press. Surakarta.
Mubyarto. 2015. Pengantar Ekonomi Pertanian. Edisi Ketiga. LP3ES. Jakarta.
Prabowo, Eko Setiawan, Tetty Wijayanti, Saddaruddin. 2018. Analisis Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Pengetahuan Budidaya Pertanian Organik Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kelurahan Makroman Kecamatan Sambutan. Jurnal Pertanian Terpadu.Jilid 5. Terbitan 2.88-95 hal.
Rizky Putriani, AN Tenriawan, AAmrullah, 2018. Pengaruh Faktor-Faktor Partisipasi Terhadap Tingkat Partisipasi Petani Anggota P3A Dalam Kegiatan Pengelolaan Saluran Irigasi. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jilid 14 Terbitan 3.
Ropke, Jochen, 2013. Economic of Cooperative. Penerbit Ikopin Jatinangor. Sumedang.
Siregar, Chalid, Ibrahim dkk. 2019. Strategi Pengembangan Usaha Tani Tomat Dalam Upaya Menembus Singapura (Studi Kasus Mitra Tani Parahyangan). Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis, Vol. 5 No. 1, Januari 2019
Sri Nuryanti dan Dewa Ketut Sadra Swastika.2011. Peran Kelompok Tani Dalam Penerapan Teknologi Pertanian.Forum Penelitian Agro Ekomi. Vol 29, No 2 . DOI: http://dx.doi.org/10.21082/fae.v29n2.2011.115-128.
Santosa S. 2013. Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara. Departemen Pertanian. 2007a. Modul Training of Trainers (TOT) Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP). Pusat Pengembangan Pelatihan Pertanian, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Departemen Pertanian. Jakarta
Samsudin. 1993. Peranan Kelompok Tani Dalam Berusahatani. Penebar. Jakarta.
Sarwono, Jonathan. 2007. Analisa Jalur Untuk Riset Bisnis. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Syahyuti. (2016). Kebijakan Pengembangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebagai Kelembagaan Ekonomi di Pedesaan. Analisis Kebijakan Pertanian. Volume 5 No. 1 : 15 – 35. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian. Bogor.
Undang-Undang No.25 Tahun 1995. Tentang Perkoperasian. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116 .

Downloads

Published

2022-07-15

How to Cite

Dyanto, R., Sukmawati, D. ., Nataliningsih, & Nyanjang Apandi. (2022). PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN PARTISIPASI PETANI ANGGOTA KELOMPOK TANI TERHADAP KEBERHASILAN USAHATANI TOMAT (Solanum lycopersicum L) . Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 10(1), 25–32. https://doi.org/10.31949/agrivet.v10i1.2680

Issue

Section

Articles