PEMBERIAN PUPUK KANDANG DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG PAKAN NK 212 PADA LAHAN KERING

Authors

  • Rika Hari Lestari UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BONE
  • Indriani Program Studi Teknologi Hasil Peternakan, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Muhammadiyah Bone
  • Muh. Irwan 2Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

DOI:

https://doi.org/10.31949/agrivet.v10i1.2565

Keywords:

Pertumbuhan, Jagung Pakan, Pupuk Kandang, Lahan Kering

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pupuk kandang dengan dosis berbeda pada pertumbuhan jagung pakan NK 212 yang ditanam pada lahan kering. Penelitian ini dirancang berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan K0 = kontrol,  K1 = 1 kg/10m2, K2 = 2 kg/10m2, K3 = 3 kg/10m2. Sidik ragam memperlihatkan bahwa pengaruh pemberian dosis pupuk kandang yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan jumlah klorofil jagung pakan NK 212. Hasil peneltian memperlihatkan rata-rata pertumbuhan tertinggi terdapat pada perlakuan K3; tinggi tanaman = 221,75 cm/btg, jumlah daun = 15,50 helai/btg, luas daun 3.354,50 mm2/helai. Pertumbuhan tertinggi jagung pakan pada perlakuan K3 dengan dosis pupuk kandang 3 kg/10m2.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ASMIN DAN DAHYA. 2015. Kajian dosis pemupukan urea dan NPK phonska terhadap pertumbuhan dan produksi jagung pada lahan kering di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Prodising Seminar Nasional Serealia. 321-326.
BALITBANG PERTANIAN. 2015. Sumber daya lahan pertanian Indonesia. Luas Penyebaran, dan Potensi Ketersediaan. IAARD Press. 100 Hlm.
DJUARNI, N, KRISTIAN, SETIAWAN, DAN B SUSILO. (2006). Cara Cepat Membuat Kompos. Jakarta: AgroMedia. Hal 36-38.
HARLYAN, L.I. (2012). Rancangan acak kelompok. Fakultas Manajemen Kelautan dan Perikanan. Universitas Brawijaya. Malang.
HARTOYO, E. (2008). Pengaruh pemupukan semi organik dengan berbagai sumber pupuk kandang terhadap serapan N, pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Tesis. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
NASARUDDIN. (2010). Dasar-dasar fisologi tanaman. Makassar : Yayasan Forest Indonesia dan Fakultas Pertanian Unhas.
PATIL, N. M. 2010. Biofertilizer effect on growth, protein and carbohydrate conten in Stevia Rebauidian Var Bertoni. Recent Research in Science and Technology. 2(10): 42-44.
PRASETYO, B. H DAN SURIADIKARTA, D. A. 2006. Karakteristik, potensi dan teknologi pengolahan tanah utisol untuk pengembangan pertanian lahan kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. 25(2) : 39-46.
RISMUNANDAR. (2003). Pengetahuan dasar tentang perabukan. Bandung: Sinar Baru.
SEDAYU, B., ERAWAN, I.M. S., DAN ASSADAD, L. 2014. Pupuk cair dari rumput laut eucheuma cottonii, sargassum sp. dan gacilaria sp. menggunakan proses pengomposan. Jurnal Pascapanen Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 9 (1) : 61-68.
SUSANTI, Y DAN ERAWATI, T.R. 2016. Pengaruh beberapa jarak tanam terhadap produktivitas jagung bima 20 di kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Lombok: Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Banjarbar.
UMINAWAR, U. H DAN RAHMAWATI. 2013. Pertumbuhan semai nyatoh (palaquium sp) pada berbagai perbandingan media dan konsentrasi pupuk organik cair di persemaian. Jurnal Warta Rimba. 1(1) : 1-9.
WADI, A. (2019). Budidaya tanaman pakan dalam tatanan aplikatif dan agribisnis. Makassar: Garis Putih Pratama.

Downloads

Published

2022-07-15

How to Cite

Lestari, R. H., Indriani, & Muh. Irwan. (2022). PEMBERIAN PUPUK KANDANG DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG PAKAN NK 212 PADA LAHAN KERING . Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 10(1), 61–64. https://doi.org/10.31949/agrivet.v10i1.2565

Issue

Section

Articles