KOMBINASI POC SABUT KELAPA DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.)

  • Miftah Dieni Sukmasari Agroteknologi, Universiatas Majalengka
  • Silvi Gustiani Agroteknologi
  • Adi Oksifa Rahma Harti Agroteknologi, Universiatas Majalengka
Keywords: Cabai merah, Sabut kelapa, NPK

Abstract

Salah satu strategi efisiensi dalam budidaya sayuran adalah menekan biaya produksi pada setiap usaha taninya dengan menggunakan pupuk yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan optimal. Salah satu upaya pemupukan berimbang menggunakan Kombinasi POC sabut kelapa dan NPK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi POC sabut kelapa dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai bulan agustus 2020 di desa kertabasuki, kecamatan maja, kabupaten majalengka. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan sembilan perlakuan dengan tiga kali ulangan. Faktor kombinasi pupuk yang diaplikasikan yaitu : A (0 ml POC + 0g NPK), B (50 ml POC + 5g NPK), C (50 ml POC + 0g NPK), D (100      ml POC + 5g NPK), E (100 ml POC + 0g NPK), F (150 ml POC + 5g NPK), G (150 ml POC + 0g NPK), H (200 ml POC + 5g NPK) dan I (200 ml POC + 0g NPK). Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi POC sabut kelapa dan NPK berpengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Kombinasi 200 ml POC tanpa NPK memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman 9 mst diameter dan bobo buah cabai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

AMIATI, A.R. 2020. Pengaruh Kompos Sabut Kelapa Dan Pupuk Npk 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Padi Gogo (Oryza Sativa L.). Skripsi tidak dipublikasikan.
DHARMA. P, A, W., ANAK A, N, G, S., NIWAYAN, S, S. 2018. Kajian Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Larutan Mikroorganisme Lokal. E-Jurnal Agroekoteknologi ISSN:2301-6515. Vol.7, No.2.
DUBEY, AK, S DEVI, SR PRANJAL, K YOGESH, KV AJAY, AND KC SANDIP. 2016. Effect of NPK on plant growth, yield and quality of capsicum (Capsicum annum L.) under shade net condition. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences. 6(3): 1085-1091.
FARHAD, et. Al. 2010. Role of potassium dan sulphur on the growth, yield, and oil content of soybean (Glycine max L.).Ac. J. Plant Sci 3 (2): 99-103.
FITRIANI, H. P., SRI HARYANTI. 2016. Pengaruh Penggunaan Pupuk Nanosilika Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) var. Bulat. Buletin Anatomi dan Fisiologi, Vol. 24 (1), hal : 35-41.
GUNAWAN, NURHENI WIJAYANTO, SRI WILARSO BUDI R. 2019. Karakteristik Sifat Kimia Tanah Dan Status Kesuburan Tanah Pada Agroforestri Tanaman Sayuran Berbasis Eucalyptus Sp. Jurnal Silvikultur Tropika, Vol. 10(2), Hal 63-69.
HABIBI, I, DAN ELFARISNA. 2017. Efisiensi pemberian pupuk organik cair untuk mengurangi penggunaan NPK terhadap tanaman cabai merah besar. Prosiding Seminar Nasional “Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia”. Fakultas Pertanian UMJ. 8 November 2017. Hlm. 163-172.
HANDAYANI SRI HESTI, AHMAD YUNUS, DAN ARI SUSILOWATI. 2015. Uji kualitas pupuk organic cair dari berbagai macam mikroorganisme local (MOL). EL-VIVO, Vol.3, No.1; 54-60.
HARDJOWIGENO, M. 2007. Ilmu Tanah. Mediatama Sarana Perkasa, Jakarta: 220 hal.
HASIBUAN. A, K., AFIFUDDIN, D DAN BUDI, U. 2015. Penggunaan Sabut Kelapa Psebagai Penahan Air untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Sukun (Artocarpus communis Forst). pada DTA Danau Toba. Fakultas Kehutanan. Universitas Sumatera Utara.
HAVLIN J.L, J.D BEATON, S.L TISDALE AND W.L NELSON. 2005. Soil Fertility and Fertilizers. An introduction to nutrient management. Seventh Edition. Pearson Education Inc. Upper Saddle River, New Jersey.
HUMAERAH, ARMAENI D. 2015. Budidaya Tanaman Cabai Keriting (Capsicum annuum L.) pada Berbagai Wadah Tanam dengan Pupuk Anorganik dan Organik. Jurnal Ilmiah Ilmu Biologi Vol. 1 No. 2, p 69-75. ISSN: 2442- 2622.
IGNATIUS H., DAN IRIANTO A. R., 2014. Respon Tanaman Terong (Solanum Melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Urin Sapi. Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Kampus Pinang Masak Jl. Jambi – Muara Bulian Km. 15, Mendalo Darat – Jambi 36361 VOL 16 hal 31-38.
MAGEN, H 2008, ‘Balanced crop nutrition: Fertilizing for crop and food quality’, Turk J. Agric., vol. 32, pp. 183-93.
OKTAVIA, FARIDA. 2015. Peran Produk Olahan Sabut Kelapa Sebagai Penunjang Kelestarian Ekologi. Prosiding. Balai Penelitian Tanaman Palma. Manado
ROMIYADI, ENDANG SUFIADI. 2015. Pengaruh Konsentrasi Air Rendaman Sabut Kelapa dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon Varietas Action 434. PASPALUM, Vol.3 (1), 39-50.
SUBHAN ET AL. 2009. Respon tanaman terhadap penggunaan pupuk majemuk NPK.
SANTOSO, ERWIN. 2016. “Sabut Kelapa sebagai Sumber Hara Kalium Organik”. (online) http://www.isknews.com/sabut-kelapa-sebagai-sumber-hara-kalium/.
SOEWANDITA, H. 2008. Studi kesuburan tanah dan analisis kesesuaian lahan untuk komoditas tanaman perkebunan di kabupaten bengkalis. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia,10 (2) : 128-133.
SUWARDI, DAN DARMAWAN. 2009. Peningkatan Efisiensi Pupuk Nitrogen Melalui Rekayasa Kelat Urea-Zeolit-Asam Humat. Prosiding seminar hasil-hasil penelitian IPB.Bidang Teknologi dan Rekayasa Pangan. Buku 5 No. 3:525.
WAHYUDI DAN M.TOPAN. 2011. Panen cabai di pekarangan rumah. Jakarta: Agromedia Pustaka
ZEIN.B, M DAN SITI, Z. 2013. Pemberian Sekam Padi dan Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 pada tanaman Lidah Buaya (Aleo barbadensis mill). Jurnal Dinamika Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau. Volume XXVIII Nomor 1 April 2013. ISSN 2549-7960.
Published
2021-12-29
Section
Articles