PENGARUH PEMANGKASAN BUAH TERHADAP HASIL SEMANGKA POLIPLOID (Citrullus vulgaris Schard L.)

  • Acep Atma Wijaya Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Majalengka
  • Edi Cupriadi
  • Insan Fadel
  • Deniyarsyah Deniarsyah
Keywords: Semangka polyploid, karakter hasil, kadar kemanisan, pemangkasan buah

Abstract

Karakter hasil merupakan karakter penting yang menjadi pertimbangan dalam penggunaan suatu kultivar. Perlakuan budidaya untuk meningkatkan hasil dan kualitas hasil terus diuji untuk mendapatkan perlakuan yang sesuai untuk hasil panen lebih optimal. Salah satu perlakuan yang diuji untuk meningkatkan hasil panen pada buah semangka adalah dengan pemangkasan buah. Pemangkasan buah dimaksudkan supaya potosintat hasil proses fotosintesis lebih terpusat pada salah satu buah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penampilan karakter hasil semangka polyploid yang mendapat perlakuan pemangkasan buah. Penelitian dilakukan di Majalengka pada bulan April sampai Juni. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dilapangan dengan menggunakan polibeg, tata ruang yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu A (tanpa pemangkasan), B (Pemangkasan disisakan 1 buah), C (pemangkasan disisakan 2 buah), D (pemangkasan disisakan 3 buah). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemangkasan buah berpengaruh nyata terhadap diameter buah dan bobot buah. Perlakuan pemangkasan dengan disisakan 1 buah menunjukkan diameter buah (10,80 cm) dan bobot buah (2,28 kg) paling baik dibandingkan tanpa pemangkasan (0,75 kg).

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA
BARZEGAR T., F. W. BADECK, M. DELSHAD, A. K. KASHI, D. BERVEILLER, AND J. GHASHGAIE. 2013. 13C-labelling of leaf photoassimilate to study the source-sink relationship in two Iranian melon cultivars. Scientia Horticulturae, 151: 157-164. http://dx.doi.org/10.1016/j.scienta.2012.12.008
BHANU, S., S. ARCHANA, K. AJAY, BHATT, J.L.. BAJPAI, S.P. P.S. SINGH & B. VANDANA. 2011. Impact of Deltamethrin, Use as an Insecticide and its Bacterial Degradation – a Preliminary Study. Int. J. Environ. Sci. 1: 977-985.
BPS. 2018. Produksi Semngka Tahun 2014-2017. Indonesia Dalam Angka 2018. Jakarta.
CAMPOS, AMD, LUZ, JMQ, SANTANA, DG, MARQUEZ, GR. 2019. Influences of plant density and fruit thinning on watermelon hybrid production cultivated in different seasons. Horticultura Brasileira 37: 409-414. DOI - http://dx.doi.org/10.1590/S0102-053620190408
FORTH, D. H. 1998. Fundamental of soil science. Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta.
GARDNER,F.P., R. B. PEARCDAN MITCHELL. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press. Jakarta. Hal. 87-91.
GUMELAR, R. M. R., S. H. SUTJAHJO., S. MARWIYAH., DAN A. NINDITA. 2014. Karakterisasi dan respon pemangkasan terhadap produksi serta kualitas buah genotipe semangka lokal. Jurnal Hortikultura Indonesia. 5:73- 83.
HARJADI, S.S., WINARSO, D.W. KETTY, S. 2012. Aspek-aspek Penting Budidaya Tanaman Buah-Buahan. Dihimpun oleh G. A. Wattimena.
HASSAN, J., MIYAJIMA, I., OZAKI, Y., MIZUNOE, Y., SAKAI, K., ZALAND, W. 2020. Tetraploid Induction by Colchicine Treatment and Crossing with a Diploid Reveals Less-Seeded Fruit Production in Pointed Gourd (Trichosanthes dioica Roxb.). Plants 2020, 9, 370.
HIDAYATULLAH., BANO. A., KHOKHAR. A. M. 2013. Phytohormones Content in Cucumber Leaves by Using Pruning as a Mechanical Stress. World Journal of Agricultural Sciences. 9 (3) : 220-226.
JASKANI, M.J., KWON, S.W., KIM, D.H. 2005. Comparative study on vegetative, reproductive and qualitative traits of seven diploid and tetraploid watermelon lines. Euphytica 2005, 145, 259–268.
KALIE, MB. 1993. Bertanam Semangka. Penebar Swadaya. Jakarta.
KALIE. 2005. Bertanam Semangka. Penebar Swadaya. Jakarta.
KASEB, M. O., M. J. UMER, E. MAHMUD, M. ANEES, W. DIAO, P. YUAN, H. ZHU, S. ZHAO, X. LU, NAN HE, E. EL-REMALY AND W. LU. 2021. Physio-anatomical study of polyploid watermelon grafted by different methods. Agronomy, 11, 913. https://doi.org/10.3390/agronomy11050913
KHOMSAN ALI. 2009. Rahasia Sehat dengan Makanan Berkhasiat. Jakarta. PT Kompas Media Nusantara. 378 hal.
KUSUMO HERLAND WIJAYA. 2014. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Akar Dan Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan Setek Sambung Kina (Cinchona Legrediana Moens) Klon Cibeureum 5 Di Pembibitan. Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran. Bandung.
KYRIACOU M. C., D. I. LESKOVAR, G. COLLA AND Y. ROUPHAEL. 2018. Watermelon and melon fruit quality: the genotypic and agro-environmental factors implicated. Scientia Horticulturae. doi.org/10.1016/j.scienta.2018.01.032.
MA H Y, ZHANG J F, LI Z D. 2008. Research advances on plant polyploidy breeding techniques (in Chinese). Protect Forest Sci Technol, 2008, 1: 43–46
MARLIAH, AINUN. 2010. Pengaruh Pemberian Pupuk Organin Cair Nasa Dan Zat Pengatur Tumbuh Atonik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea L). Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh
MEILIN A. DAN H. PRAPTANA. 2014. Dampak Insektisida DeltametrinKonsentrasi Subletal pada Perilaku dan Biologi Parasitoid. Iptek Tanaman Pangan 9(2): 78-84.
MUSTIKAWATI, D.R. 2012. Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Sayuran. Lampung. Kementrian Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).
NOH, J., SHEIKH, S., CHON, H.G., SEONG, M.H., LIM, J.H., LEE, S.G., JUNG, G.T., KIM, J.M., JU, H. J., HUH, Y.C. 2012. Screening different methods of tetraploid induction in watermelon (Citrullus lanatus (thunb.) Manst. and Nakai]. Hortic. Environ. Biotechnol. 2012,53, 521–529.
NUGRAHINI TUTIK. 2015. Viabiliitas dan Pertumbuhan Benih Semangka Non Biji (Citrullus vulgaris Schard) Terhadap Pengaruh Suhu dan Pemecahan Kulit luar. Vol 14. Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.
OKA I.N. 2005. Pengendalian Hama Terpadu dan Implementasinya Di Indonesia. Yogyakarta (ID) : UGM Press.
PALMARUM, N. 1991. Pengaruh pemangkasan pucuk tanaman pada proses pertumbuhan dan hasil produksi Melon. J. Holtikultura Vo. 1. No. 4.
PRESMAN M. Z., S. A. TUVIA, D. CHALUPOWICZ, M. BENICHES, A. GAMLIEL AND E. FALLIK. 2020. Watermelon rootstock/ scion relationships and the effect of fruit-thinning and stem-pruning on Yield and postharvest fruit quality. Agriculture, 10, 366. Doi: 10.3390/agriculture10090366
PURBIATI, T., DESTIAWAN. 2016. Semangka Bisa Ditanam di Pekarangan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) JawaTimur. 33(4) : 10-11.
RAFAELLA M. DE A. FERREIRA, E. M. M. AROUCHA, J. E. DE MEDEIROS, I. B. DO NASCIMENTO, AND C. A. DE PAIVA. 2018. Effect of main stem pruning and fruit thinning on the postharvest conservation of melon. R. Bras. Eng. Agric. Ambiental, v. 22, n. 5, p. 355-359
RUBATZKY V AND YAMAGUCHI M. 1997. World vegetable principles, production, and nutritive values. Fruits 5, 381.
SATTLER, M.C., CARVALHO, C.R., CLARINDO, W.R. 2016. The polyploidy and its key role in plant breeding. Planta 2016, 243, 281–296.
SONG C., L. SHAOJUN, X. JUN, H. WEIGUO, Z. YI, Q. QINBO, Z. CHUN AND L. YUN. 2012. Polyploid organisms. Sci China Life Sci, 55: 301-311, doi: 10.1007/s11427-012-4310-2
SURYAWATY DAN T. PERTOWO. 2015. Respon Pemangkasan dan Pupuk Organik Granul (POG) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Semangka (Citrullus Vulgaris Schard). Agrium, Vol 19 (3): 182 – 189.
UNTUNG K. 2006. Pengantar Pengelolaan Hama Terpdu Edisi Kedua. Yogyakarta (ID) : UGM Pr.
YURIANI A.D., E. FUSKHAH DAN YAFIZHAM. 2019. Pemngaruh waktu pemangkasan pucuk dan sisa buah setelah penjarangan terhadap hasil produksi tanaman semangka (Citrullus vulgaris schard) J. Agro Complex, 3(1): 55-64
ZHANG, N.; BAO, Y.; XIE, Z.; HUANG, X.; SUN, Y.; FENG, G.; ZENG, H.; REN, J.; LI, Y.; XIONG, J. 2019. Efficient Characterization of Tetraploid Watermelon. Plants 2019, 8, 419.
Published
2021-07-26
Section
Articles