IMPLEMENTASI CHALLENGE-BASED LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMA

  • Arif Abdul Haqq
Keywords: Challenge-Based Learning, Peningkatan, Kemampuan Penalaran, Saintifik

Abstract

Penelitian ini berfokus pada telaah peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas X di salah satu sekolah menengah atas negeri di Kota Cirebon. Kelas eksperimen belajar dengan pendekatan Challenge-based Learning (CbL) dan kelas kontrol belajar dengan pendekatan saintifik. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar dengan pendekatan CbL lebih baik daripada siswa yang belajar dengan pendekatan saintifik (1/2 sig = 0.0012 < 0.05). Dalam indikator kemampuan penalaran matematis, peningkatan tertinggi yang dicapai siswa adalah indikator memberikan penjelasan dengan menggunakan gambar (N-Gain = 0,32: kategori sedang), sedangkan peningkatan terendah yang dicapai siswa adalah indikator menarik kesimpulan berdasarkan keserupaan data atau proses (N-Gain = 0,28: kategori rendah).

References

Baloian, N. et al.(2006). Technologies and Education Activities for Supporting and Implementing Challenge-Based Learning. Conference Paper in Education. DBLP
Hake, R.R. (1998).Interactive-Engagement Versus Traditional Methods: A Six-Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Courses”. American Journal of Physics. Vol. 66, No. 1.
Haqq, A.A. (2013).Penerapan Challenge-based Learning dalam Upaya meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Penalaran Matematis Siswa SMA.Tesis. Bandung: SPsUPI.
Haqq, A.A. (2016). Penerapan Challenge-based Learning dalam Upaya meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMA. Eduma. Vol.5, No.2, pp. 70-76.
Johnson, L. F., et al. (2009). Challenge-Based Learning: An Approach for Our Time. Austin, Texas: The New Media Consortium.
Kemdikbud. (2014). Konsep dan Implementasi Kurikulum 2013. Paparan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I Bidang Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Krismanto, A. (2008). Pembelajaran Sudut dan Jarak Dalam Ruajng Dimensi Tiga. Yogyakarta. Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik jDan Tenaga Kependidikan Matematika.
Lohman, D. F., & Lakin, J. (2011). Reasoning and intelligence. In R. J. Sternberg and S. B. Kaufman (Eds.), The Cambridge Handbook of Intelligence (2nd ed.) (pp. 419-441). New York: Cambridge University Press.
Sugiyono. (2011). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PPS UPI dan Remaja Rosdakarya.
Santrock, J.W. (2007). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Turmudi. (2008). Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika (Berparadigma Eksploratif dan Investigatif). Jakarta Pusat: PT Leuser Cita Pustaka.
Turmudi. (2009). Taktik dan Strategi Pembelajaran Matematika (Referensi untuk Guru SMK, Mahasiswa, dan Umum). Jakarta Pusat: PT Leuser Cita Pustaka.
Published
2017-01-15
Section
Articles