MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK DENGAN MELIPAT DAUN PISANG SEDERHANA KELOMPOK B TK PEDESAAN

  • euis siti aida kusiah TK Pedesaan
Kata Kunci: Kemampuan Motorik Halus, Melipat Daun Pisang

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak yang diterapkan dalam menggunakan kegiatan melipat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A dan guru TK Pedesaan Cikamarang. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara lain peneliti dan guru kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Hasil dari penilitian ini menunjukkan adanya peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan melipatHal ini menyebabkan perlu adanya penelitian tentang peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan melipat daun pisang  sederhana pada anak kelompok B TK Pedesaan Cikamarang  Desa Pasirmuncang  Kecamatan Panyingkiran  Kabupaten Majalengka  Tahun 2019 .Berdasarkan pada permasalahan penelitian tindakan kelas maka, tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah mendeskripsikan bahwa kegiatan melipat daun pisang  sederhana dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di kelompok B TK Pedesaan Cikamarang  Desa Pasirmuncang  Kecamatan Panyingkiran  Kabupaten Majalengka  Tahun 2019 .Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian guru dan anak kelompok B TK Pedesaan Cikamarang  Desa Pasirmuncang  Kecamatan Panyingkiran  Kabupaten Majalengka  Tahun 2019 , dengan jumlah peserta didik 25 anak. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi. Teknik analisis data yang digunakan secara deskriptif kuantitatif dimana tingkat keberhasilan penelitian berhasil bila lembar observasi kemampuan motorik halus mencapai 80%. Langkah-langkah pembelajaran melipat daun pisang: persiapaan alat dan bahan, guru mendemonstrasikan tahapan melipat daun pisang . Lipatan 1 membentuk bentuk almari, lipatan 2 membentuk bentuk sapu tangan, lipatan 3 membentuk bentuk rumah, lipatan 4 membentuk bentuk topi minang, lipatan 5 membentuk bentuk kepala truk, dan lipatan 6 membentuk bentuk kupu-kupu. Hasil penelitian menunjukkan skor keberhasilan pada siklus I sebesar 52% menjadi 92% pada siklus II. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 40%. Berdasarkan hasil penelitian kegiatan kemampuan motorik halus dapat dilakukan dengan kegiatan  melipat daun pisang . Disarankan kepada guru dapat menerapkan kegiatan bermain melipat daun pisang  untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Bagi sekolah disarankan penelitian ini dapat dijadikan kebijakan dalam meningkatkan kemampuan motorik halus. Disarankan pada peneliti lain agar dapat menerapkan melipat daun pisang  pada perkembangan aspek bahasa dan kognitif.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2020-12-02
Bagian
Articles