Pengaruh Gender dan Gaya Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematik Peserta Didik

  • Denti Ismiati
  • Depi Ardian Nugraha
  • Muhamad Zulfikar Mansyur

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender (laki-laki dan perempuan) terhadap kemampuan berpikir kritis matematik peserta didik, mengetahui   pengaruh gaya belajar (visual, auditorial, dan kinestetik) terhadap kemampuan berpikir kritis matematik peserta didik dan mengetahui pengaruh interaksi gender (laki-laki dan perempuan) dan gaya belajar (visual, auditorial, dan kinestetik) terhadap kemampuan berpikir kritis matematik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental designs (nondesigns) one-shot case study dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII G SMPN 13 Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengisi daftar isian identitas gender pada saat memberikan angket gaya belajar kepada peserta didik, memberikan angket gaya belajar kepada peserta didik dan memberikan tes kemampuan berpikir kritis matematik peserta didik pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Instrumen pada penelitian ini berupa angket gaya belajar dan soal tes kemampuan berpikir kritis matematik. Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk menguji instrumen penelitian dan hasilnya layak untuk digunakan. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh gender terhadap kemampuan berpikir kritis matematik; (2) terdapat pengaruh gaya  belajar terdahap kemampuan berpikir kritis  matematik dan  (3)  tidak  terdapat pengaruh interaksi antara gender dan gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis matematik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir. (2015). Proses Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar dalam Memecahkan Masalah Berbentuk Soal Cerita Matematika Berdasarkan Gaya Belajar. Jurnal Math Educator Nusantara, 1(2),-159=170. Retrieved from:
https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/matematika/article/view/235
Arifin, Z. (2017). Mengembangkan Instrumen Pengukur Critical Thinking Skills Siswa pada Pembelajaran Matematika Abad 21. Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics), 1(2), 92–100. Retrieved from: https://core.ac.uk/download/pdf/228883455.pdf
Erawati, & Ni, Kadek, Rini. (2020). Kemampuan Pembuktian Matematika Berdasarkan Gender dan Gaya Belajar. Prima: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 109-120. Retrieved from: http://jurnal.umt.ac.id/index.php/prima/article/view/2617
Hartati, L. (2015). Pengaruh Gaya Belajar dan Sikap Siswa pada Pelajaran Matematika terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Formatif, 3(3), 224-235. Retrieved from: http://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Formatif/article/view/128
Hartawati, Ahmad, & Ni, Nyoman. (2020). Kemampuan Berpikir Kritis Momentum dan Impuls Ditinjau dari Gaya Belajar Peserta Didik dengan Model Learning Cycle 5E. ORBITA Jurnal Hasil Kajian, Inovasi, dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 6(1), 188-195. Retrieved from: http://journal.ummat.ac.id/index.php/orbita/article/view/1515
Kaliky, S., & Fakruh, J. (2018). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA dalam Menyelesaikan Masalah Identitas Trigonometri Ditinjau Dari Gender. Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 6(2), 111-126. Retrieved from: https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/SNMIPA/article/download/445/304
Komariyah, & Ahdinia. (2018). Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika (JP3M), 4(2), 55-60. Retrieved from: http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jp3m/article/view/SIT42
Leder, G.C. (2019). Gender and mathematics education: an overview. In G. Kaiser, & N. Presmeg. Compendium fol Early Career Researchers in Mathematicd Education, 289-308. Retrieved from: https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-030-15636-7_13
Mahmuzah, R. (2015). Peningkatan Kemampuan Berpikir kritis Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Problem Posing. Jurnal Peluang, 4(1), 64-72. Retrieved from: http://e- repository.unsyiah.ac.id/peluang/article/view/5860
Maryanti, A., & Suhartini. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Low Vision dalam Menyelesaikan Masalah Geometri ditinjau Aspek Gender. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 53-58. Retrieved from: file:///C:/Users/ES11/Downloads/445-Article%20Text-1162-1-10- 20200116%20(1).pdf
Septiana. (2016). Hubungan Gaya Belajar dan Persepsi Siswa Tentang Metode Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa-Siswi Kelas XI SMA Negeri 1 Sangatta Utara Kutai Timur. eJournal Psikologi, 4(2), 165-176.
Simajuntak, E., Yasifati, & Nurliani. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Pemecahan Masalah Ditinjau dari Perbedaan Gender. SEJ (School Edication Journal), 9(3). Retrieved from: https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/school/article/download/15663/12709
Suwardi. (2010). Bimbingan dan Konseling 1 Untuk SMA/Ma Kelas X. Perpustakaan Nasional: Yudhistira.
Syahzali. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan Maple II Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 91-98. Retrieved from: http://www.ejournal.radenintan.ac.id/index.php/al-jabar/article/view/58
Untarti, R., & Fitrianto, E., S. (2016). Kemampuan Komunikasi matematis Mahasiswa Ditinjau Dari Gender Pada Mata Kuliah Telaah Kurikulum SMP. PYTHAGORAS, 5(2), 139-150. Retrieved from: https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnalphythagoras/article/viewFile/466/350
Published
2021-04-29
How to Cite
Ismiati, D., Nugraha, D. A., & Mansyur, M. Z. (2021). Pengaruh Gender dan Gaya Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematik Peserta Didik. Jurnal Didactical Mathematics, 3(1), 82-92. Retrieved from https://ejournal.unma.ac.id/index.php/dm/article/view/1448
Section
Articles